Gosip atau Fakta

Hmm….

Saya bukan orang yang pandai memikirkan pendapat orang lain tentang saya. Meskipun saya tahu apa yang mereka pikirkan, saya cenderung membiarkannya. Saya anggap itu adalah proses untuk mereka mengenal saya. :p

Beberapa hal yang mungkin orang pikirkan tentang saya :

■ ALASAN TIDAK PUNYA PACAR

Beberapa orang meledek saya sebagai penyuka sesama jenis. Mendo’akan saya dengan candaan insyaf. Ini lucu, karena faktanya saya tidak punya banyak teman perempuan. Sekalipun ada yang dekat dengan saya, biasanya mau PDKT dengan salah satu teman pria saya. Saya tidak tahu dan tidak peduli juga, mengapa mereka bisa berpikiran seperti itu. Saya tidak berpacaran, karena saya tidak mau, itu saja. :))

■ ASEXUAL

Isu asexual ini saya dapatkan ketika saya mengelak pembicaraan seks. Saya tidak menganggap ini hal menarik dan harus dibicarakan. Namun, saya sedikit peduli, karena bisa saja saya memang termasuk kedalam golongan ini. Pasalnya, saya tidak suka membicarakan hal berbau seks dan juga tidak berminat untuk menonton hal tidak berguna (saat ini). Setelah berbicara dengan beberapa orang yang masuk kedalam golongan ini, ternyata saya bukan golongan mereka. Saya hanya benar – benar menganggap saya masih kecil untuk hal – hal DEWAsa itu :))

■ MURAHAN

Ini adalah isu yang lucu bagi saya dan membuat saya semakin menjadi. Bayangkan saja, saya menjadi murahan karena mengajak seorang pria berkenalan dan jalan bareng. Kenapa saya masuk kedalam golongan murahan? Bukannya itu sebuah keberanian?

■ PERGAULAN BURUK

Daripada buruk, saya lebih merasa punya pergaulan acak. Saya tidak pernah merasa punya pergaulan buruk, karena saya tidak menjadi anak yang nakal apalagi binal kan?

Lingkup pertemanan saya benar – benar acak dan saya tidak peduli, selama orang lain memperlakukan saya dengan baik dan sopan, seperti saya memperlakukan mereka. Itu saja~

■ MENYIMPAN DENDAM

Teramat disayangkan, masa lalu saya yang buruk, dijadikan orang – orang sebagai tolak ukur mengapa saya masih sendiri. Mungkin mereka benar, hanya saya saja yang muak dengan petuah ‘jangan menyimpan dendam’. Saya sudah lama berdamai dengan segala luka dan duka, meskipun saya ungkit, itu hanya ingin saya jadikan contoh saja. Supaya tidak ada lagi manusia yang melukai orang lain, seperti apa yang telah dilakukan seseorang pada saya. Saya tidak pernah tuh sibuk membalas dendam, saya terlalu sibuk untuk menjaga diri saya dan juga adik – adik saya :p

 

Sekian gosip dan fakta yang saya bebaskan mau percaya yang mana :))

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s