Kenapa Harus Memiliki Kriteria Pasangan ?

Hai…

Kamu sudah memiliki pasangan belum ?

BELUM !
Sama dong XD

“Kenapa gak mau sama dia” atau “Kamu mah terlalu pemilih” adalah komentar yang sering mampir ditelinga saya. Saya dianggap terlalu pemilih bahkan ketika saya tidak sedang memilih atau melakukan seleksi.

Ketika saya mengungkapkan bahwa saya memiliki kriteria pasangan yang poinnya sampai dua puluh dan mungkin masih bisa berkembang, seorang teman saya mengatakan bahwa itu terlalu banyak dan lebih cocok untuk menjadi ensiklopedi daripada kriteria pasangan.

Dia tertawa dengan list kriteria pasangan yang saya miliki. Tapi saya tidak mentertawakan dia yang tidak memiliki kriteria pasangan. Saya justru kasihan, karena dengan memiliki sedikit kriteria pasangan, dia masih tetap menjomblo 😦

Memiliki kriteria pasangan, bukan berarti kamu seorang pemilih, justru kamu adalah orang yang selektif. Pemilih yang sebenarnya adalah mereka yang tidak memiliki kriteria pasangan, tapi masih saja sulit mendapatkan pasangan.

MEMANGNYA, PEMILIH DAN SELEKTIF ITU BEDA ?

Tentu, pemilih dan selektif itu berbeda, meski beberapa orang menganggapnya itu hal yang sama.
Selektif berarti memilih berdasarkan seleksi. Seleksi sendiri merupakan pemilihan yang dilakukan untuk mendapatkan yang terbaik. Kalau pemilih, memang hanya memilih – milih saja.

Untuk seorang pemilih, saya membayangkannya seperti seorang wanita yang doyan belanja. Mereka hanya memilih – milih dan ketika ada yang disuka, mereka bungkus tanpa pikir panjang akan terpakai atau tidak. Mereka berbelanja tanpa tahu pasti apa yang mereka cari, mereka hanya membuang – buang uang dan juga waktu untuk memilih yang mereka rasa bagus saja.

Berbeda dengan seseorang yang selektif, mereka tahu apa yang mereka butuhkan dan memilih yang terbaik dari apa yang mereka temukan. Hal ini saya bayangkan seperti saat juri mengumpulkan kontestan, lalu melakukan penyeleksian dengan tujuan menemukan yang terbaik.

Nah!
Karena itu, memiliki kriteria pasangan tidak menjadikan kamu seorang pemilih. Justru kamu adalah orang yang selektif dan selektif dalam memilih pasangan adalah hal yang harus dilakukan!

HARUSKAH KITA MEMILIKI KRITERIA PASANGAN?

Tidak harus, jika kamu hanya ingin bermain – main untuk hidup dan juga masa depanmu. Lho, kok main – main?

Menurutmu, bagaimana seseorang memilih pasangan jika dia tidak memiliki kriteria pasangan?

Uhuk…
Yang terbayang dalam kepala saya adalah orang yang asal menerima siapa saja untuk menjadi pasangannya. Seseorang yang masih ingin bermain – main demi menghindari pertanyaan ‘mana pacarnya?’ dan itu menyedihkan 😦

Syarat utama untuk mendapatkan pasangan adalah memiliki kriteria pasangan. Kenapa harus memiliki kriteria pasangan? Karena dengan memiliki kriteria pasangan, kita tahu apa yang kita mau dan kita cari. Kriteria pasangan adalah salah satu panduan yang mesti kita punya, agar tidak menghabiskan banyak waktu dengan orang yang tidak sesuai dengan apa yang kita mau.

Memiliki kriteria pasangan, sering disebut – sebut sebagai masalah seseorang belum berpasangan dan percayalah bahwa itu bukan masalah sebenarnya. Masalah sebenarnya adalah ketika kamu sudah memiliki kriteria pasangan tapi tidak memperluas pergaulanmu.

Kamu kesulitan mencari seseorang yang sesuai kriteria pasanganmu, karena kamu hanya bertemu dengan orang – orang yang sama. Orang – orang yang tidak memenuhi standar pasanganmu.

SETELAH MEMILIKI KRITERIA PASANGAN, SAYA HARUS APA?

Setelah memiliki kriteria pasangan, kamu harus berdo’a kepada Tuhan, agar diberikan jodoh sesuai dengan kriteria yang kamu tuliskan :3

Ralat!
Setelah memiliki kriteria pasangan, tentu saja kamu harus mencari orang yang masuk kedalam kriteria pasanganmu. Caranya adalah dengan meningkatkan Penampilan, Pergaulan, Pengetahuan dan Kepribadian.

Semua orang pada dasarnya sudah memiliki penampilan, pergaulan, pengetahuan dan kepribadian, tapi harus selalu ditingkatkan, mengingat prosesnya yang seumur hidup. Saya katakan seumur hidup, karena jaman semakin maju, teknologi semakin berkembang, masa iya kamu mau begitu – begitu saja tanpa perubahan?

Jadi, perluaslah pergaulanmu dan tingkatkan penampilan, pengetahuan dan kepribadianmu. Hal ini tidak hanya akan membuatmu menemukan pasangan yang sesuai kriteriamu, tapi berdampak pada kualitas diri kamu dan lingkungan sekitarmu.

APAKAH SEMUA POIN KRITERIA PASANGAN HARUS TERPENUHI?

Tidak ada manusia yang sempurna. Oleh sebab itu, tidak semuanya harus terpenuhi. Ada poin – poin yang saya rasa bisa dinegosiasikan. Untuk saya pribadi, saya menjadikan 3 poin teratas itu tidak untuk diganggu-gugat.

Semakin banyak poin yang berada pada diri calon pasangan kita, tentu semakin baik. Kenapa? Karena hal tersebut membuat kita hanya perlu sedikit beradaptasi dengannya. Membuat kita menjalani hubungan tanpa banyak cekcok ini dan itu. Ya, kecuali kamu mencari pasangan untuk ribut, sih XD

BISIKAN DARI SAYA

Berhenti menjadi pemilih dan ambil bagian sebagai si selektif. Segera buat list kriteria pasanganmu, perluas pergaulan, tingkatkan penampilan, pengetahuan dan kepribadianmu. Jangan tunggu nanti – nanti, karena jodoh tak pernah diam menanti kamu yang tidak bergerak dan hanya menunggu sambil update status meratapi nasib ke-jomblo-an kamu :p

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s