Hallo, orang baik :)

Orang baik itu orang yang bagaimana sih? Orang – orang bodoh yang biasanya dimanfaatkan oleh kamu? Hahaha…

Menjadi orang baik memang terkadang ngeselin, apalagi kalau kamu tergolong orang yang ‘gak enak’ menolak. Kyaaa… ladangnya buat para benalu tuh XD

Saya agak kesulitan dalam mendeskripsikan orang baik itu orang yang seperti apa. Saya yakin semua orang itu dianugerahi kebaikan dalam hatinya beserta keburukan juga. Jadi, setiap orang itu baik hanya kadarnya saja yang berbeda – beda kan ?

Beberapa kali saya merasa menjadi orang yang ‘terlalu baik’ karena selalu saja direpotkan oleh beberapa teman yang memanfaatkan kebaikan saya. Biasanya saya membatasi kebaikan yang saya berikan pada siapapun.

Dih, kok dibatasin?

Hahaha…. yep, harus dibatasi, demi terciptanya lingkungan pertemanan yang sehat dan saling menguntungkan. Kenapa saya sebut saling menguntungkan? Karena dalam pertemanan kita harus saling membantu.

SALING membantu.

Saya ini tidak bisa terus – terusan memberikan waktu, tenaga dan mungkin uang, pada kamu yang hanya ingin memberikan saya kerepotan saja.

Misalnya…

Saya tidak akan pernah keberatan jika ada yang mau nebeng/bareng untuk mencapai tujuan yang sama. Tapi, jika kamu ada urusan lain, kamu tidak seharusnya meminta saya mengantarkan kamu menyelesaikan keperluanmu kan? Bisa jadi, saya berbaik hati mengantarkan kamu ketempat yang harus kamu tuju, tapi itu tidak seharusnya kamu anggap kebiasaan yang pasti akan saya lakukan.

Kamu tidak perlu membalas kebaikan yang seseorang berikan, tapi usahakan kamu juga berlaku baik pada dia dan tidak selalu merepotkannya. Dia bisa saja mengatakan ‘gak apa-apa’, tapi belum tentu dia benar tidak apa – apa kan?

Menerima kebaikan dari seseorang memang membahagiakan, menyenangkan, menguntungkan, meringankan dan cukup berkata terima kasih. Lalu, tergoda merepotkannya lagi, demi meringankan beban sendiri, keuntungan sendiri, kebahagiaan sendiri, terus-menerus menjadi benalu tidak tahu malu.

Saya selalu mengusahakan diri saya untuk tidak merepotkan orang lain. Meminta bantuan hanya karena saya benar – benar butuh bantuan, bukan sekedar sekalian. Biasanya yang saya repotkan dengan label sekalian itu hanya orang yang benar – benar sudah saya kenal lamaaaa :))

Saya juga mudah gemas pada orang baik yang terus – menerus diam saat dimanfaatkan. Tidak semua orang berhak menerima kebaikan kamu secara berlebihan sampai  mereka lupa diri dan kamu menyiksa diri. Mungkin kamu ikhlas membantu mereka, tapi mereka hanya memanfaatkan kamu saja, sih, buat apa?

Baik itu harus, tapi jangan mau dimanfaatkan!

Perlu kamu sadari, bahwa para benalu itu hanya menghambat perkembangan kamu. Mereka adalah orang – orang yang akan merasa dirugikan jika kamu berubah dan menemukan orang – orang baru yang membantu perkembangan kamu. Siapa yang membantu perkembangan kamu? Teman – teman yang tidak hanya menerima kebaikan kamu, tapi juga berbagi kebaikan bersamamu.

Hmm…

Sulit dipahami gak sih?

Kalau sulit, boleh lho… ninggalin komen ngajak ribut atau ngajak ngopi via line ke herdianiwulan 😉

Baiklah….

Tetaplah kamu menjadi orang baik dan pastikan bebas dari benalu, yaaa~

Advertisements

One thought on “Hallo, orang baik :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s